Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Tegal melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan Kelurahan Layak di Kelurahan Slerok pada Hari Selasa, 19 Juli 2022 sebagai rangkaian peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2022.
Kegiatan dibuka oleh Kepala DPPKBP2PA Kota Tegal yang diwakili oleh Analis Kebijakan Muda Seksi Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak, Ida Krisdianti, S.IP. Dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Anak Nasional dimaknai sebagai kepedulian seluruh bangsa terhadap perlindungan anak Indonesia agar tumbuh dan berkembang secara optimal. “ Melalui pengembangan Kelurahan Layak Anak ini menjadi wujud nyata dan peran serta seluruh komponen untuk memotivasi dan mendorong terwujudnya Kelurahan yang ramah bagi anak yang mampu mempromosikan, melindungi, memenuhi dan menghormati hak-hak anak,”
Sementara Narasumber kegiatan Yuli Sulistiyanto dari Yayasan Setara Semarang memaparkan yang terpenting dari proses pengembangan kelurahan layak anak yaitu koordinasi diantara para stakeholder mengenai pemenuhan hak-hak anak yang dilakukan secara berkesinambungan dan berkelanjutan.
“Kedepan pembangunan kelurahan harus mengintegrasikan perspektif gender dan hak anak ke dalam tata kelola penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan desa, serta pembinaan dan pemberdayaan masyarakat, yang dilakukan secara terencana, menyeluruh, berkelanjutan. Kelurahan harus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakatnya khususnya perempuan dan anak, memenuhi hak atas perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi, serta tersedia sarana dan prasarana publik yang ramah perempuan dan anak. Output dari pengembangan tersebut akan menjawab permasalahan Peningkatan pemberdayaan perempuan di bidang kewirausahaan berperspektif gender; Peningkatan peran ibu/keluarga dalam pengasuhan/ pendidikan anak; Penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak; Penurunan pekerja anak; dan Pencegahan perkawinan anak serta diharapkan dapat memperkecil kesenjangan gender, serta meningkatkan peran aktif perempuan dan anak terutama dalam bidang politik, pengambilan keputusan, dan ekonomi”, pungkasnya.